Skip to main content

Posts

Bab 1

Lift Otis yang naik merayapi pilar selatan Menara Eiffel itu dipenuhi turis. Di dalam lift sesak itu, seorang pebisnis sederhana dengan baju setelan rapi menunduk memandangi anak laki-laki di sampaingnya. “Kau tampak pucat, Nak. Seharusnya kau tetap di bawah.” “Aku baik-baik saja...,“ jawab anak laki-laki itu, seraya berjuang mengendalikan kecemasan. “Aku akan keluar di tingkat berikutnya.” Aku tidak bisa bernapas. Lelaki itu mencondongkan tubuh lebih dekat. “Seharusnya saat ini kau sudah bisa mengatasinya. ”Dia mengusap pipi bocah itu penuh kasih. Anak laki-laki itu merasa malu telah mengecewakan ayahnya, tapi dia nyaris tidak bisa mendengar akbiat denging di telinganya. Aku tidak bisa bernapas. Aku harus keluar dari kotak ini! Petugas lift sedang mengucapkan sesuatu yang menenangkan mengenai piston bersambung dan konstruksi bsei-tempa lift. Jauh di bawah mereka, jalan-jalan Kota Paris membentang ke segala arah. Hampir sampai, ujar boach itu kepada diri sendiri, seraya menjulurka...

The Lost Symbol - Prolog

House of the Temple 20.33 Rahasianya adalah cara untuk mati. Semenjak permulaan waktu, yang menjadi rahasia selalu cara untuk mati Kandidat berusia 34 tahun itu memandang tengkorak mnusia dalam buaian kedua telapak tangannya. Tengkorak itu berongga, seperti mangkuk, berisi anggur semerah darah. Minumlah, katanya kepada diri sendiri. Tak ada yang perlu kau takuti. Sesuai tradisi, dia telah memulai perjalanan ini dengan pakaian ritual penganut ajaran sesat Abad Pertengahan yang digiring ke tiang gantungan. Kemeja longgarnya terbuka mengungkapkan dada pucat, pipa kiri celana panjangnya tergulung sampai ke lutut, dan lengan kanan bajunya tergulung sampai ke siku. Tali gantungan yang disebut ”tali penghela” oleh saudara seiman mengalungi lehernya. Akan tetapi, malam ini, seperti saudara-saudara seiman yang memberikan kesaksian, dia berpakaian seperti seorang master. Sekumpulan saudara yang mengelilinginya mengenakan pakaian kebesaran lengkap, terdiri atas penutup dada dari kulit domba,...

Bertemunya Laskar Pelangi Jabodetabek

Perjuangan itu kini sudah melahirkan bayi yang menunggu dalam masa pengasuhan. Bertempat di Edie's Kitchen Mal Citraland (Minggu, 29 November 2009) jam 12.00 - 15.00 WIB. Pertemuan yang dihadiri oleh 17 orang alumni ini sangat meriah, pasalnya Pak Guntoro dan Pak Guruh, selaku perwakilan fakultas menyempatkan hadir dalam reuni ini. Reuni jilid II ini terasa meriah, pasalnya beberapa teman alumni mengajak serta anak dan suami/istri. Suasana yang timbul adalah acara temu kangen keluarga alumni. Alumni yang hadir cukup bervariasi, baik dari angkatan maupun profesinya. Alumni tertua berasal dari angkatan 1989 dan yang termuda adalah angkatan 2004. "Alumni kita itu seperti pelangi. Itulah uniknya fakultas biologi UKDW. Kami membekali mahasiswa dengan ilmu yang umum, harapannya para lulusan bisa fleksibel dalam mencari lapangan kerja. Dan saat ini kita sudah melihat hasilnya" sambut Pak Guntoro di tengah diskusi dengan alumni. Dibukanya fakultas kedokteran merupakan info terbar...

Cita-citaku

Dalam pelajaran, Hendra, guru SMP Cerdas bertanya kepada muridnya, tentang impian para muridnya kelak mereka besar nanti. Guru : Anak-anak pernahkah kalian berangan-angan, esok kelak mau jadi apa? Riki : Saya mau menjadi Polisi pak, biar bisa nangkep penjahat! Guru : Hebat kamu Riki, ternyata ada yang mau jadi Polisi. Bagaimana yang lain? Ipung : Uhm.. kalau aku mau seperti pak SBY, jadi Presiden negara yang kaya! Guru : Bagus.. bagus.. ayo siapa lagi? Ichay : Saya pak, saya mau jadi Hakim saja bantuin Riki mengadili penjahat biar kapok! Guru : Iya betul, kita harus saling bantu supaya negara kita sejahtera. Rendi : Kalo saya pengen jadi anggota KPK untuk memberantas korupsi pak. Biar barang milik negara tidak untuk kepentingan pribadi! Guru : Setuju, memang korupsi harus kita berantas dari bangsa ini. Hebat sekali Rendi. Nah, kalau kamu bagaimana Andi? Andi : Saya sih tidak muluk-muluk pak, saya mau seperti Anggodo biar bisa mengatur Polisi, Presiden, Hakim dan KPK! Semua : ...

Reunio Spontaneae Alumni Biologi Jabodetabek

Temu kangen alumni Fakultas Biologi UKDW yang berdomisili di wilayah Jabodetabek kembali digelar. Acara yang diselenggarakan pada Minggu, 8 November 2009 ini bertempat di food court Plasa Semanggi Jakarta Selatan. Terbukti di tengah kesibukan para alumni, mereka masih meluangkan waktu untuk beramah tamah dengan teman alumni yang sudah lama tidak bertemu. Reuni ini semakin meriah, karena alumni yang hadir turut serta mengajak para pasangan dan buah hati tercinta. Tidak disangka, sekian tahun sudah masa kuliah di kampus itu lewat, namun kenangan indah semasa kuliah tidak terlupa. "Di masa awal kuliah, kami diajar oleh dosen yang berkualifikasi Doktor dan Profesor lho" ujar Ami angkatan 1989. Pertemuan yang dibuat dalam waktu singkat ini, kami sebut Reunio Spontaneae. Karena masa persiapan reuni yang hanya dalam hitungan minggu ternyata tidak menyurutkan antusias para alumni untuk berkumpul. Sekitar 12 orang alumni beserta keluarga dan pasangannya menghadiri temu kangen ini. Alu...

Unduh Kamus Bahasa Gratisan...

Bagi teman-teman yang sedang mencari kamus bahasa asing dijital yang handal, perangkat lunak satu ini merupakan jawabnya. Setelah hadir versi online, kini hadir pula versi offline nya. Tentunya untuk bisa digunakan harus diunduh dahulu dan diinstal pada komputer kita. Prosesnya tidak sulit kok. Sila kunjungi situs resmi Babylon atau klik di sini . Pada halaman muka tersebut, ada tombol download. Klik tombol tersebut dan ikuti perintah selanjutnya. Tampilan Halaman Muka Babylon Translator Setelah proses download selesai, lakukan penginstalan program. Dan secara otomatis, setelah program dijalankan, akan nampak tampilan seperti gambar berikut. Tampilan Program Babylon Translator Babylon versi 8 ini memiliki tampilan yang cukup menarik. Selain itu penggunaannya juga mudah. Program ini sudah mendukung beberapa bahasa asing favorit, seperti Jepang, Jerman, Italia. Namun sayang, Bahasa Indonesia belum masuk. Kita tunggu saja, pasti bahasa kita akan masuk kategori.

Ribuan Massa Bersihkan Monas

Minggu, 28 juni 2009, relawan Jakarta Green Monster bersama Caring Community, Green Radio, HSBC dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan sebuah aksi masal bersih sampah di silang selatan Monas. Ini adalah aksi bersih sampah dengan peserta terbanyak yang pernah dilakukan JGM. Sekira 2.500 orang terlibat langsung dalam kegiatan yang dilakukan dalam rangka peringatan ulang tahun Jakarta ke 482 ini. Berbagai jenis sampah dapat ditemukan di sini. Namun, yang paling banyak adalah sampah plastik dan styrofoam. Dalam waktu 1 jam, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 19,49 meter kubik atau setara dengan volume 2 moda transportasi kancil. Aksi yang digelar kali ini menggunakan konsep pasukan perang lengkap dengan gerobak sampah, kantong sampah, bendera warna sebagai identitas kelompok dan tentunya pasukan pembersih sampah. Aksi bersih sampah “di luar kandang” ini merupakan salah satu bentuk kampanye untuk menumbuhkan kepedulian warga Jakarta pada sampah. Penentuan Monas sebagai ...