Skip to main content

Posts

Showing posts with the label mimpi

Sempurna Dalam Ketidak Sempurnaan

Part 1 Sore itu di ruang tamu rumahku, “Haah…., sudah cukup hubungan kita !” Teriakku dengan parau dan amarah yang memuncak di ubun-ubun, memecah keheningan pagi itu. Karena sudah tidak dapat aku pendam lagi, akhirnya kata-kata yang selama ini aku pantangkan, terlontar juga, “Mulai saat ini kita cerai, muak gua lihat muka loe! Mau mati kek, mau minggat kek, emang gua pikirin ?” Duduk di hadapanku sesosok perempuan dengan mata sembab dan wajah yang basah oleh air mata. Ya, dia adalah istriku. Seorang perempuan yang sudah mendampingiku selama 5 tahun ini. Dengan terisak, dia mengatakan “Baik, aku juga sudah muak dengan semua ini !” Dengan terbata-bata, dia melanjutkan luapan emosinya, “Aku, aku sudah salah memilih kamu sebagai suamiku…hu..uu….” balasnya sambil menatap penuh kemarahan ke arahku. Mendapat tantangan seperti ini, naluri jantan dominanku mulai bereaksi “Ok, siapa takut !” tungkasku. “Mulai saat ini ambil semua bajumu dan pergi dari rumah ini! Gua ga sudi lihat muka loe di sin...

Memerdekakan Papua

Papua pasti bukanlah nama yang asing lagi bagi kita sejak dipopulerkan oleh Gus Dur di era pemerintahannya untuk menggantikan nama Irian. Papua adalah pulau dengan sejuta pesona. Tanah perjanjian yang diberkati Tuhan dengan kelimpahan kekayaan alam hayati dan non hayati, kekayaan budaya, serta beragam misteri yang belum terungkap sampai sekarang. Sebuah pulau dengan kekayaan alam luar biasa yang mampu mensubsidi hampir 50% devisa negara ini. Namun, kondisi warga aslinya sangat jauh dari layak. Sangat mengenaskan. Pernahkah kita mencoba memikirkan negara ini sampai ke sana? Ada sebuah film yang diangkat dari sebuah kisah nyata tentang keadaan masyarakat pedalaman Papua. Banyak dari anda pasti sudah pernah mengetahuinya. Ya, film itu berjudul Denias, Senandung di Atas Awan . Film ini berkisah tentang perjuangan seorang anak pedalaman untuk pintar. ”Denias, ko harus sekolah. Karena gunung takut dengan orang sekolah” ujar mama Denias. Kalimat sederhana itulah yang memicu Denias untuk...