Skip to main content

Posts

Akhirnya Kena Tilang Kedua

Nasib orang siapa tahu, kira-kira begitulah bunyi sebuah kata bijak yang kerap kita dengar. Kejadian itu akhirnya terulang lagi pada 2 September 2008 jam 23.30 di sekitaran Tebet. Hari itu aku ada pertemuan dengan Edy dan Nai di Mampang Prapatan. Biasalah membahas tentang kerjaan. Setelah selesai, jam 23.00 aku dan Edy beranjak pulang dengan rute pertama adalah mengantar Edy ke Cawang, karena dia akan pulang ke Bogor. Sesampainya di jalan protokol, saat akan putar balik ke arah Cawang perasaan mulai tidak enak. Di beberapa titik kami menyalip patroli BM. Sebenarnya kekhawatiran itu tidak perlu muncul jika saja lampu motorku bekerja dengan baik. Sebelumnya memang sudah diingatkan Pandam untuk berhati-hati jika melalui jalan protokol apalagi dengan lampu yang hidup enggan matipun tak mau, bakal jadi sasaran empuk patroli BM. Perjalan menuju Cawang tidak menemui hambatan berarti, walaupun pupil mata harus bekerja maksimal, maklum perjalanan hanya memanfaatkan cahaya bulan dan sorot kenda...

Karnaval Sampah

Peringatan hari kemerdekaan republik ini tinggal menghitung jam saja. Namun, persiapan peringatannya sudah dirasakan berminggu-minggu sebelumnya. Ada rasa bangga dalam diri saat melihat kesibukan warga menyiapkan perhelatan tahunan ini. Hal yang sama juga ditunjukkan oleh warga Kapuk Muara. Tapi, ada yang berbeda di Kapuk Muara lho. Kampung yang sudah kami dampingi selama hampir 3 tahun ini, akhirnya menunjukkan antusiasmenya pada program kami. Program pengelolaan sampah mandiri, dimana warga menyelesaikan sampah rumah tangganya sendiri. Sampah tersebut ternyata dapat dikreasikan menjadi berbagai barang yang bernilai seni dan bernilai jual. Wow.. salute untuk ide kreatif dan kemauan warga yang terlibat. Memanfaatkan momen peringatan Dirgahayu RI ke 63 ini, relawan Jakarta Green Monster bekerjasama dengan Karang Taruna RW 4 Kapuk Muara dan seluruh warga RW 4 sedang menyiapkan sebuah karnaval yang unik. Kami menyebutnya "Karnaval Sampah". Karnaval ini merupakan media untuk men...

Tilang Pertama Tahun 2008

Pagi ini apes bener. Janjian ketemuan pagi dengan beberapa teman batal semua. Mana sudah bangun pagi pula. Eh, setelah rencana pertama gagal, kejatuhan tangga pula. Heeh.. benar-benar menyebalkan. Pagi ini sekira pukul 10.00 WIB, aku kena tilang di perempatan Grogol. Kena tilang, sebenarnya bukan kejadian pertama. Sudah sering kali ditilang semenjak pindah ke Jakarta, melanggar lalu lintas sepertinya menjadi agenda tahunan. Tahun 2007 saja, setahun sampai 5 kali kena tilang. Ada-ada saja penyebabnya, mulai dari melanggar lampu merah sampai masuk jalur busway. Syukurlah tahun 2008 ini baru tadi kena tilang. Ya, tahun ini cukup sekali saja jangan nambah. Ceritanya begini. Setelah mendapat kabar bahwa ketemuan itu batal, segera aku tancap gas ke arah Kapuk Muara. Sampai di lampu merah depan Citraland, motor berhenti karena lampu menyala merah. Di perempatan itu ada beberapa lampu merah. Dan bodohnya, aku hanya melihat lampu merah yang ada di sebelah kanan. Lampu itu menyala hijau, semen...

Tips Mencegah Diabetes Melitus

Masih banyak orang beranggapan, penyakit diabetes melitus adalah penyakit orangtua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Padahal, setiap orang dapat mengidap, tak peduli usia maupun asal usulnya. Berikut beberapa tips untuk mencegah timbulnya penyakit tersebut: Pola Makan Hindari mengkonsumsi permen, coklat atau snack yang berkadar garam tinggi. Hindari pula makanan siap saji yang mengandung kadar karbohidrat dan lemak yang tinggi. Perbanyak konsumsi sayuran dan buah. Kelola Faktor Resiko Kendalikan berat badan. Selalu kontrol tekanan dan kadar lemak darah. Bagi yang sudah mengidap diabetes, jangan lupa untuk memeriksa kadar glukosa darah setiap tahun. Olahraga Secara Teratur Pilihlah olahraga yang tidak terlalu berat sesuai dengan usia dan kemampuan anda. Ikuti Petunjuk Dokter Periksa ke dokter secara berkala. Ikuti selalu petunjuk dan nasehatnya. Sumber : Bisnis Jakarta, Senin 11 Agustus 2008

Reuni Alumni

Mendengar kata "Reuni", yang terlintas pasti adalah bersenda gurau dengan kawan lama yang jarang berjumpa. Selain itu pasti membahas kenangan masa lalu yang tidak terlupakan atau sekedar membongkar kembali ketidaksukaan pada sesuatu atau seseorang. Yang tidak kalah pentingnya adalah pelepas rasa kangen dan tentunya dalam suasana gembira. Karena itu pada 30 Juli lalu, beberapa alumni Fakultas Biologi UKDW yang bekerja di sekitaran Jakarta bersepakat berkumpul di Taman Suropati Jakarta Pusat. Pemilihan area publik ini memang sengaja untuk memberikan suasana pertemuan yang berbeda. Agar lebih santai dan terlihat semangat kekeluargaan. Di luar dugaan, ternyata alumni biologi banyak juga yang mencari sesuap nasi di Jakarta. Setelah dikumpulkan ternyata ramai juga. Walaupun kami dari angkatan yang berbeda-beda, mulai dari angkatan 1989 - 2002, itu bukanlah hambatan untuk membangun rasa persaudaraan antar alumni. Dari kiri ke kanan depan : Michael 01, Franky 98. Belakang : Tanto 98,...

Mengunduh YouTube Yuks...

Mencari video di youtube adalah tujuan baru bagi anda yang memiliki bandwidth kenceng. Namun kadang kita tidak tahu bagaimana caranya bisa mengunduh video itu ke kompi kita. Nah, berikut ada tips mengunduh YouTube lewat Firefox. Selamat mencoba.    1. Jalankan video hingga selesai. File sementaranya otomatis akan tersimpan di cache kompi.    2. Cari lokasi cache. Caranya Ketik about:cache?device=disk pada browser    3. Setelah mendapatkan lokasinya, carilah alamat tersebut via browser juga. Contoh : lokasi cache C:\Documents and Settings\Info\Local Settings\Application Data\Mozilla\Firefox\Profiles\8ljl1lyk.default\Cache    4. Kemudian cari file pada folder tersebut yang berukuran lebih dari 3 MB. Jika sudah ketemu, simpan dengan nama yang berbeda disertai dengan extension .flv Contoh : nama file cache adalah 8A4A5512e00, agar dapat saya putar saya rename menjadi 8A4A5512e00.flv    5. Pindahkan file tersebut ke folder lain agar muda...

Kecepatan Fajar Utama Jogja

Adakah yang tahu berapa kecepatan rata2 kereta bisnis jakarta jogja? Saya sudah mencoba ukur. Alat yang dipakaipun sederhana, sebuah GPS Garmin 60 CS. Karena di dalam gerbong sinyal rada oon, kudu rela ngeluarin gps di pintu gerbong. Setelah diukur, kecepatan tertingginya 108 km/jam. Jarang banget pake speed segitu. Rata2 yang dipake 80 - 90 km/jam. Kalo belokan kecepatan pasti turun antara 50 - 60 km/jam. Jadi jakarta jogja dapat ditempuh dalam waktu 10 jam.