Skip to main content

Posts

Perayaan Ultahku

Bagi yang berulang tahun tanggal 22 April menurut aku adalah orang yang paling berbahagia. Karena banyak yang merayakan. Masih ingat? tanggal 22 April adalah peringatan Hari Bumi dan ini dirayakan seluruh penduduk di bumi. Wew.. suatu kebanggaan tentunya. Dari beberapa pengalaman ultah, yang menarik adalah saat usiaku 23 tahun. Hadiah ulang tahunku adalah wisuda sarjanaku. Jarang-jarang lho bisa wisuda pas tanggal ultah. Terus saat ultah ke 24. Waktu itu ada pelatihan pengelolaan sampah di Kapuk Muara. Nah, waktu ultah, hadiahnya adalah memberi presentasi singkat ke warga tentang sistem pengelolaan sampah mandiri warga. Lalu ultah ke 25 yang baru ini, hadiahnya adalah menjadi tim sorak dari Coca Cola Indonesia untuk relay obor olimpiade di Senayan. Suatu kebanggaan donk, karena perarakan ini tertutup untuk umum dan tidak semua orang bisa melihat prosesinya. Memang, tanggal 22 April adalah hari istimewaku. Akan ada acara heboh apalagi ya 1 tahun lagi? Stay tuned, because I'll report...

Usia 1/4 Abad

Jika umurku 100 tahun, maka bisa ketebak donk arti judul itu. Menjadi seorang manusia berusia 1/4 abad sepertinya masih jauh kali ya dari mapan. Ada pepatah bilang "live begin 40", apakah itu benar? Ya kalau sudah harus menghadap Sang Paduka sebelum usia 40? Ga berlaku donk.. :) Tapi diangka berapapun usia kita, sadarilah bahwa hidup itu sudah dimulai, bukan saat usia 40, tapi saat kita bisa bernafas, saat kita bisa berkarya. Ketika itulah hidup dimulai. Memang kemapanan (uang) sepertinya telah menjadi patokan utama untuk kesuksesan manusia. Tapi, coba kita berpikir keluar dari paradigma lama ini. Tentu hidup itu indah. Hidup memang menyenangkan saat kita bisa menikmati hidup. Bagiku, di usia 1/4 abad ini, pencarian jati diri selalu melintas dibenakku. Untuk apa aku hidup, untuk apa aku bekerja, untuk apa aku menikah, untuk apa aku mempunyai pasangan, etc. Beberapa teman mengatakan, aku terlalu serius untuk menghadapi hidup. Apakah memang begitu? Entahlah, yang pasti aku seda...

Terimakasih Pak Harto

Akhirnya penderitaanmu berakhir. Selamat jalan pak. Karenamulah bangsa ini menjadi besar. Sisi baik dan buruk hidupmu adalah bagian sejarah bangsa. Aku maafkan kesalahanmu. Karena tidak ada satupun manusia suci. Pulanglah pada Sang Pencipta dalam damai dan bahagia. Terimakasih Pak Harto. -- Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com | Mobile 628157988053 | Y!M hendra_aquan | http://hendraaquan.blogspot.com/ |

Ikuti Lomba Wetland Day 2008

Latar Belakang Keberadaan lahan basah seperti danau, sungai, rawa, kolam dan sejenisnya sebagai daerah resapan air dan area penyimpanan air dirasakan sangat penting oleh masyarakat dunia, sehingga perlu untuk diperingati setiap tahunnya yang jatuh pada setiap tanggal 2 Februari. Posisi Jakarta yang berada di bawah permukaan laut menjadikan peranan lahan basah sangatlah penting. Namun dengan pertumbuhan penduduk yang pesat dan pengelolaan tata ruang yang buruk menyebabkan lahan basah Jakarta terabaikan. Menurut data, lahan basah Jakarta yang tersisa kurang dari 6% luasan totalnya. Keberadaan lahan basah Jakarta dirasa sangat penting setelah daerah yang dilanda banjir setiap tahunnya semakin meluas. Sayangnya belum semua warga Jakarta mengetahui pentingnya pelestarian lahan basah. Dalam rangka Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2008 serta sosialisasi keberadaan lahan basah Jakarta, JGM menggelar serangkaian acara yang dipusatkan di Suaka Marga Satwa Muara Angke. Adapun kegiatannya seper...

Driving The Wave

Pagi ini kami ketemu Fitri, Nitha dan Arni untuk persiapan tanam bakau dengan anak yatim. Diskusi itu berlanjut ke TWA untuk tinjauan lapang. Perjalanan ke TWA kami tempuh dengan perahu karet, maklum tidak ada angkot yang lewat rute itu. Ombak sudah menyambut kami saat keluar sungai Angke. Namun itu tidak menyurutkan niat kami. Setibanya di lokasi, kami bertemu ibu Murni. Diskusi untuk persiapan tanam berlangsung hangat. Usai itu dilanjutkan makan siang. Driving the wave, perjalanan pulang yang heboh. -- Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com | Mobile 628157988053 | Y!M hendra_aquan | http://hendraaquan.blogspot.com/ |

Belum Saatnya

Perjuangan yang aku lalui hari ini belum mampu membuat aku berada di antara para CAREP. Aku akui sempat kecewa juga. Di tahap akhir seleksi aku harus rela beranjak dari gedung serbaguna Perpusnas. Sampai ke tahap inipun sudah mukjizat bagiku. Bapaku trims banget untuk bantuan Mu. Biasanya klo ikut beginian baru dua tahap sudah sayonara. Masih ada tempat lain untuk tulisanku. Trims bu untuk semangatnya. Tadi kecewa sekarang aku ketawa. And I thank to my self, what a wonderful world... :) -- Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com | Mobile 628157988053 | Y!M hendra_aquan | http://hendraaquan.blogspot.com/ |

Be Come A Journalist

Pagi ini gedung pertemuan Perpustakaan Nasional telah dipadati oleh calon reporter yang akan mengikuti ujian tertulis. Dan aku adalah salah satu di antara mereka. Bertemu dengan banyak orang baru dengan tingkah polah yang beragam sungguh menyenangkan. Sayangnya hari ini aku baru dapat satu kenalan cowok, coba cewek.. meriah euy !! Teman baru itu namanya Yoga alumni Atma Jogja. Mengantri masuk ruang ujian, itu yang sedang aku lakukan saat ini. Born to be a journalist, it could be.. :) __________________________________________________________ Sent from Yahoo! Mail - a smarter inbox http://uk.mail.yahoo.com